Menjawab Problematika Fiqh Keseharian
Penyusun : Cicit KH. Husnan & Izet
ISBN: 978-182-53-2-7
Penerbit : PARAFRASA bekerjasama dengan Pustaka Al Husna Boyolali
551 + xxxvi halaman; 15.5 x 23.5 cm
Harga : Rp. 70.000,-
DARI
REDAKSI.......................................................................................................
v
SAMBUTAN KATA
PENGANTAR................................................................
viii
KATA
PENGANTAR............................................................................................
x
SAMBUTAN
EDITOR..........................................................................................
xiii
SAMBUTAN PEMBACA AHLI.........................................................................
xv
Berikut DAFTAR ISI:
UBÛDIYYAH
Seputar Masalah Thoharoh (bersuci)
1. Air hasil saringan dari tempat
comberan........ 1
2. Status kejernian air keruh karena
di obati..... 2
3. Mencuci gelas & piring
direndam dalam air bak .. 4
4. Perubahan air akibat alat
cosmetic...........5
5. Setatus air qullah yang berubah
sebab bangkai ikan.......5
6. Najis yang mengalir di tempat
saluran air...............6
7. Batasan Mujawir dan
Mukholith..........................7
8. Mandi dan mencuci disungai yang
ada kotoran manusia...........9
9. Status air kolam yang berubah
warnanya........................ 9
10. Alasan tidak boleh bersuci dengan air
musta'mal.............. 10
11. Syarat-syarat air bisa menjadi musta'mal...........
11
12. Status buih atau busa air
kencing......................... 11
13. Percikan air sebab kejatuhan
najis......................... 13
14. Perubahan air sebab tercampuri perkara suci dan
najis.......... 13
15. Air jeding kobok
berubah........................................ 14
16. Perubahan yang bisa menghilangkan Merk kesucian
air............ 14
17. Perubahan air sebab debu
musta'mal............................... 15
18. Perubahan air sumur yang bersebelahan dengan
WC............ 16
19. Air berubah karena sering
digunakan................................ 17
20. Air musta'mal boleh digunakan bersuci,
menurut……!................. 18
21. Status air
Aquarium............................................... 18
22. Setatus air bekas cucian gigi
berdarah....................... 20
23. Perubahan air sebab dedaunan dan
buah-buahan................. 20
UBÛDIYYAH
Seputar permasalahan Wudlu
1. Pahala kesunahan wudlu harus
diniati......... 23
2. Niat wudlu disertai dengan niat
Tabarrud (menyejukkan diri)............ 23
3. Dilema wudlu
dipancuran............... 24
4. Wudlu karena Ihtiyath &
niatnya di Ta'liq................. 26
5. Mengembalikan bekas air kumur
ke-dalam Qullah.................. 27
6. Cara tatslits mengusap sebagian
kepala yang benar............. 27
7. Tatslitsnya orang yang wudlu
dengan cara menyelam....... 28
8. Menyentuh kulit tembelan dari
lawan jenis............ 29
9. Ke-utamaan melaksanakan
wudlu............................ 30
10. Hikmah di balik melaksanakan kesunahan dalam
wudlu........... 31
11. Mengulang-ulang niat
wudlu.........................................32
12. Niat lain ketika melaksanakan kesunahan dalam
wudlu.......... 32
13. Berd'oa di kamar mandi pada saat
wudlu......................... 34
14. Permasalahan Taj-didul
wudlu.................................... 36
15. Keluar kebasah-basahan pada dzakar
(kemaluan)............. 38
16. Perbedaan Junun, Ighma', Sakrun, dan
Tidur.................. 38
17. Batas waktu disunnahkan sholat sukrul
wudlu............... 39
18. Celak mata terkait penghalang sampainya air pada
kulit...... 40
19. Minyak & Tinta yang mengenai
kulit............................. 41
20. Wudlunya Dâimul hadats yang menjadi khotib
jum'at.................. 42
21. Kotoran di bawah
kuku................................................ 42
22. Wudlu dengan es
batu................................................ 44
23. Standarisasi usia yang membalkan
wudlu............................ 44
24. Persentuhan yang tidak disengaja dan wudlunya orang
yang disentuh..... 46
25. Wudlunya tukang sablon..............................
48
26. Darah dalam
mata.................................... 49
27. Kotoran belek terkait dengan
wudlu.................. 49
28. Tatslits (meniga kalikan basuhan) tangan dengan
cara selang-seling... 50
29. Maksud Mahrom yang tidak membatalkan
wudlu....................50
30. Tidurnya orang yang kurus & gemuk dengan
cara duduk .......... 51
31. Tidur tapi ragu menetapkan pantatnya atau
tidak..................52
32. Hilang akal sebab pingsan, sebab dibentak, atau
kena sihir........53
33. Batas kelamin laki-laki & wanita yang bisa
membatalkan wudlu....... 53
34. Menyentuh Al-Qur'an dalam Hp, Computer
dll.......................... 54
35. Status wudlunya wanita
keputihan.................... 56
36. Batalnya wudlu karena
disentuh...................... 57
37. Meminta Pertolongan orang lain ketika
Wudlu.......... 59
38. Orang berhadats menulis
Al-Qur'an.................... 60
39. Menyentuh Al-Qur'an yang ditulis latin bagi orang
hadats...... 60
40. Menyentuh Al-Qur'an dengan alas
tangan....................... 61
41. Guru ketika mengajar Al-Qur'an tidak bisa
melanggengkan wudlu... 62
UBÛDIYYAH
Seputar permasalahan Bersiwak
1. Lima hukum
bersiwakan...........................63
2. Letak kesunahan bersiwak dalam
wudlu.............63
3. Sikat dan permen karet bisa
mengganti siwakan..........64
4. Cairan pembersih
mulut.................................65
5. Menggosok gigi setelah bangun
tidur.................65
6. Menghilangkan bau mulut dengan
jari tangan.........67
7. Keharusan berniat ketika
bersiwak..................67
8. Ke utamaan
ber-siwakan.............................68
9. Bersiwak bisa menjadi tameng
segala penyakit, kecuali mati.........69
UBÛDIYYAH
Seputar permasalahan Tayamum
1. Taraf Udzur atau Masyaqqoh dalam
tayamum.......................71
2. Tayamum bagi orang yang ragu
terhadap sakit yang diderita........72
3. Taj-did dalam tayamum...............................72
4. Mandi wajib & sunah diganti
dengan satu kali tayamum..........73
5. Usapan yang sudah di angkat dibuat
mengusap kembali.........73
6. Tata cara niat tayamum sebagai
pengganti mandi ihrôm.......74
7. Menjama' sholat dengan satu kali
tayamum.................74
8. Sholat fardlu & sholat 'Iâdah
dengan satu tayamum..........75
9. Pasien dirumah sakit bertayamum
ditempat tidurnya......76
10. Satu tempat dibuat tayamum orang bayak................77
11. Antrian mengambil air yang memperbolehkan
tayamum..........77
12. Waktu tayamum untuk sholat
qodlo'........................78
13. Tayamum, tidak wajib ijtihad arah
Qiblat..............79
14. Tayamum karena
kedinginan..........................79
15. Tayamum karena air dibuat persediaan masa
depan.............80
16. Meniga kalikan usapan dalam
tayamum........................81
17. Tayamum dengan debu yang dibasuh dengan air
Musta'mal.........82
18. Tayamum dengan debu yang
dibakar............................82
19. Tayamum dengan debu
masjid...............................83
20. Tayamumnya orang
terbakar...............................83
21. Tayamumnya orang yang masih terdapat najis di
badannya.......84
22. Kewajiban mengusap unjung pelupuk
mata......................86
23. Tayamum untuk khutbah dan shalat
jum’at..................87
24. Tamumnya orang yang tangannya terdapat
luka...............87
25. Kewajiban melepas cincin ketika
tayamum.......................88
26. Qadlâ’ sholat bagi orang yang
diperban...........................88
27. Perban secara
syar'i..............................................90
UBÛDIYYAH
Seputar permasalahan Istinja'
1. Membiarkan anaknya kencing &
berak menghadap qiblat.........93
2. Maksud menghadap &
membelakangi kiblat yang diharamkan......93
3. Kebiasaan berak di aliran
(selokan) air dengan menghadap kiblat.96
4. Satir bagi orang yang buang hajat
dengan berdiri................97
5. Membuat satir dengan gunduan tanah
(jurang/galengan-jawa)........98
6. Satir dengan pantat (bokong)
sendiri............................98
7. Kencing dan berak di areal
pekuburan........................99
8. Istinja' bagi penderita penyakit
Wasir (Ambien)..............99
9. Orang tua meng-istinja'i anak
kecil dengan potongan kain......99
10. Istinja'nya seseorang yang duburnya ditumbuhi
rambut............100
11. Keluar air kencing setelah usapan dua kali
.................100
12. Istinja' bagi orang yang diare
(mencret-jawa).................101
13. Bekas kotoran istinjak menyebar karena air
keringat..........101
14. Istinjak dengan kertas
Tisu................................102
15. Kreteria barang yang boleh dibuat alat
istinja'...........103
16. Hikmah dan rahasia yang harus dihindari di saat
berak.......104
17. Istinja' dengan cara mengoleskan penisnya dipagar
tembok.....105
18. Buang hajat sambil membaca koran........................106
19. Cincin bertuliskan lafadz
jalalah....................106
20. Ber-istinjak mencebur kedalam
air...................107
21. Istinja' dengan tangan yang membetuk lafadz jalalah
..............107
UBÛDIYYAH
Seputar (Mandi, haid, nifas & istihadloh)
1. Batasan keharaman muktsu fil
Masjid bagi wanita haidl...............109
2. kewajiban mandi bagi Salisil mani
& Niat mandinya .............109
3. Sekali mandi dengan dua niat
sekaligus......................110
4. Mandinya orang junub setelah
sembuh dari sakit Akut.............111
5. Wanita Keluar sperma setelah mandi
besar........................111
6. Lesbian tetap wajib
mandi.................................113
7. Mandi janabah bagi orang yang
rambutnya disemir...........113
8. Mandinya wanita yang melahirkan
bayi kembar..................114
9. Siswi sedang haidl, sekolah
membawa Mushaf...................114
10. Wanita keputihan dan tata cara sholatnya......................118
11. Wanita haidl mengikuti
tahlilan...........................119
12. Anggapan wanita haidl tidak boleh memasak hidangan
acara manakib dll.....120
13. Menggauli istri yang sedang haidl dengan memakai
kondom........121
14. Bersenggama memakai kondom wajib mandi
besar..................122
15. Wanita haidl berdiam diri di
Musholla........................124
16. Wanita haidl mengajar di
TPA/TPQ..........................125
17. Wanita haidl Ceramah dengan mengambil dalil
Al-Qur'an........127
18. Wanita haidl melalar
al-Qur'an...............................128
19. Ta'rif
qirô'ah...........................................129
20. Enam syarat keharaman membaca al-qur'an atas Wanita
haidl........130
21. Hikmah tidak diperbolehkannya menggauli istri yang
baru putus haidl......132
22. Mandi besarnya wanita
keguguran...................132
23. Darah yang keluar setelah keguguran............133
24. Minum obat untuk menunda haidl saat bulan
romadlon...........133
25. Wanita haid Haram berwudlu dengan niat
menghilangkan hadats.134
26. Sholat dan puasanya perempuan yang mempercepat
haidlnya.......135
27. Bercumbu rayu dengan istri yang sedang
haidl.............136
28. Batas kewajiban wanita mempelajari ilmu haidl
dll.............136
29. Melahirkan dengan Operasi Cessar tetap wajib
mandi..........138
30. Hukum memotong rambut atau kuku ketika
haidl.............139
31. Wanita haid mengikuti penganjian di serambi
Masjid.......141
32. Wanita haidl membuka Al-Qur'an dengan batang
kayu...........142
33. Nadzar akan membaca Al-Qur'an tapi malah
haidl...............143
34. Ragu antara keluar sperma atau
bukan.........................143
35. Tidak wajib membasuh Bol saat mandi
besar............144
UBÛDIYYAH
Seputar Permasalahan Najis
1. Darah nyamuk pada pakaian mengenai
badan yang basah........145
2. Status asap & uap barang
najis............................145
3. Hukum Air liur...........................................147
4. Menghilangkan najis anjing
(mugholladhoh) dengan sabun.........148
5. Uap kotoran Wc mengenai jemuran
pakaian yang basah...........149
6. Status darah Jerawat
....................................149
7. Status pakaian yang sudah di cuci
yang masih ada darah nyamuknya......150
8. Ayam sembelihan dimasukkan ke
dalam Bejana yang berisi air panas......151
9. Klarifikasi darah & nanah yang
dima’fu dan yang tidak.........152
10. Hukum dahak dan lendir penderita sakit
flu...........153
11. Nyamuk jatuh ke dalam air
minum......................154
12. Memakai minyak wangi yang
beralkohol...............154
13. Alasan bersuci dari hadats wajib niat & bersuci
dari najis tidak wajib......155
14. Ragu terhadap air kencing anak
kecil........................................156
15. Membersihkan lantai kremik & kaca yang najis
dengan cara diusap 157
16. Sikap seseorang yang melihat najis pada pakaian
orang lain.........158
17. Melihat najis di
Masjid.......................................159
18. Status Tato dan
hukumnya.....................................160
19. Status kotoran bayi mengenai pakaian ibu yang
menyusui.......162
20. Hukum Muntahan
Bayi.......................................163
21. Alasan di bedakannya air kecing anak laki &
perempuan.........164
22. Kotoran kelelawar mengenai pakaian yang
dijemur.............164
23. Kotoran di jalan yang mengenai
pakaian......................165
24. Puting ibu terkena muntahan di susu
kembali.................166
25. Status kenajisan madzi saat memulai
bersenggama..............166
26. Berobat dengan sesuatu Najis agar cepat
sembuh...............168
27. Status najis yang terlihat ketika terkena cahaya
matahari.....169
28. Mencuci Bak dengan memutar-mutarkan air di
dalamnya.........171
29. Kuah masakan daging berwarna
kemerah-merahan..............171
30. Perbedaan antara (???? – ????) dalam bab
menghilangkan najis......172
31. Ngalap barokah ludah dan dahak orang
sholih...............173
32. Ikan mati yang ditaburi
garam.........................174
33. Hukum memakan ikan yang sudah
busuk.................175
34. Roti dan jagung yang dibakar dengan arang yang
najis.........175
35. Plastik, dan kertas yang berserakan dijalan dibuat
bungkus makanan....176
36. Bercakan air kencing di masjid yang
terinjak-injak..............177
37. Cairan penyakit gudik atau
luka.........................177
38. Debu najis yang berterbangan mengenai pakaian
basah.......178
39. Status bulu binatang yang
dicabut.....................179
40. Tetesan air kencing salisil baul dan darah
istihadloh ketika sholat........179
41. Maksud umumul
balwa..................................................181
42. Menaburi obat-obatan disaat luka masih
berdarah..................181
43. Kertas Atau Koran yang ada Asmaul Mu'adhom Sebagai
Bungkus Kacang.....182
UBÛDIYYAH
Seputar Permasalahan Sholat
1. Adzan dan iqomah bagi orang yang
berhadats.....................183
2. Kesunahan mengeraskan Adzan
memakai pengeras suara............183
3. Pujian setelah
adzan....................................184
4. Mengulang-ulang takbir ketika
shalat.................186
5. Hilangnya faktor pencegah
shalat...................186
6. Anak kecil membuka & masuk
ke-dalam rukuh ibu.........187
7. Bersedekap tatkala
I'tidal.........................188
8. Tidur sampai habis waktu shalat
karena kecapekan kerja.........189
9. Mengulang-ulang bacaan karena
membenarkan makhroj.............190
10. Bergaruk-garuk ria karena
gatal.........................190
11. Shalatnya orang yang kakinya tertancap
duri..........191
12. Shalat wanita yang tumitnya
kelihatan...............192
13. Orang tua membiarkan anaknya shalat tanpa
wudlu......192
14. Mengusir sejenis binatang laron ketika
shalat..........195
15. Shalat menggunakan mukena
transparan..................196
16. Meninggalkan shalat karena menjadi suporter sepak
bola.....197
17. Lupa shalat karena sibuk Muthola'ah
kitab/belajar.........198
18. Kewajiban berdiri dalam shalat 'iadah
...............199
19. Mengeraskan suara ketika meng-qodlo' shalat sirri
dimalam hari.......199
20. Mimisan Saat
Shalat..............................................200
21. Sujud syukur & tilawah saat hadats dan batas
waktu disunnahkannya.....200
22. Problematika shalat bagi penumpang
kendaraan.....................202
23. Sujud tidak meletakan
hidung...................................203
24. Problematika shalat ketika di
infuse.......................203
25. Megulurkan tangan di depan orang yang sedang
shalat........204
26. Salam pertama terbalik ke-arah
kiri........................205
27. Cara memberikan idzin terhadap tamu ketika
shalat.........205
28. Problematika shalatnya orang yang di
bius................206
29. Niat akan mengqodlo' setelah sembuh dari
sakit........207
30. Membaca do'a qunut Nazilah pada setiap shalat
fardlu...........209
31. Menelan dahak ketika
shalat............................210
32. Menjalankan shalat sunnah sebelum qodlo' shalat
fardlu..........210
33. Mengqodlo' shalat
witir.....................................211
34. Berhenti sejenak ketika membaca takbirotul
ihrom...........212
35. Solusi shalatnya orang yang selalu
was-was.................212
36. Shalat di gereja atas dasar rasa
toleransi................213
37. Mengakhirkan shalat karena
terdesak.......................215
38. Memutus shalat tarawih/witir dengan shalat sunnah
lain.........215
39. Problematika shalat orang beser (salisil
baul).................216
40. Mendengar bacaan ayat sajdah dari kaset yang
diputar............217
41. Menelan ludah yang bercampur dengan aroma sisa
makanan........218
42. Wajah yang ditembel dengan kulit
aurot....................219
43. Dagu seorang wanita ketika
shalat.........................220
44. Shalatnya orang yang jidadnya tertutup
perban.............222
45. Shalat di rangkul anak
kecil.........................222
46. Menambah lafadz "Sayyidina" Ketika
Tahiyyat............223
47. Batuknya perokok berat ketika
shalat....................224
48. Shalat tarawih setelah Jama
Taqdim...................224
49. Shalat dengan baju yang ada darah
nyamuknya.............225
50. Membaca takbir ketika berpindah dari membaca
surat-surat pendek... 226
51. Membaca doa shalat dengan Bahasa
Indonesia.........................227
52. Shalat-shalat sunnah yang
dilarang.................................228
UBÛDIYYAH
Seputar Permasalahan Jama'ah
1. Melihat imam dengan televisi
ditingkat.........................233
2. Jama'ah ditingkat sedang tangganya
dibelakang..................234
3. Shalat jama'ah dengan sekat
kelambu.............................235
4. Bermakmum pada orang yang
beser............................236
5. Robith seorang
wanita...............................236
6. Syarat diperbolehkan menarik
makmum didepannya...........237
7. Mendirikan shalat hari raya
dilapangan..............237
8. Niat menjadi imam sebelum ada
makmum.............238
9. Imam masih do'a qunut, makmum
terlanjur sujud................239
10. Sikap makmum yang sudah terlanjur
berdiri...............240
11. Tidak tahu imam bisa membaca atau tidak ketika
shalat sirri............240
12. Mendirikan dua jama'ah dalam satu
Masjid...................241
13. Makmum berdua dengan imam, dan dampak berdiri
disamping kiri imam.......241
14. Problematika penempatan shof wanita disamping shof
laki-laki....242
15. Imam lupa membaca takbir ketika shalat
'Ied.....................244
16. Langkah makmum yang berhadats ketika
berjama'ah.................244
17. Dalil kesunahan menambah do'a (??? ???? ??)
sebelum Amien.....245
18. Melaksanakan shalat rowatib dengan
jama'ah...............247
19. Bacaan Fatihahnya makmum
Masbuq.........................248
20. Ma'amum tertinggal bacaan fatihah imam dalam setiap
roka'at.......249
21. Shalat Tarawih
kilat..........................................249
22. Shalat isya' dibelakang shalat
tarawih...............250
23. Mengajari shalat Dhuha TPA/TPQ dengan ber-jama'ah
..........251
24. Ke-utama'an wanita berjama'ah
dirumah..............252
25. Makmum wanita mengingatkan imam dengan membaca
Tashbih.252
26. Keluar dari Jama’ah
(Mufâraqah)...................254
27. Muqoronah yang bisa menghilangkan pahala
jama'ah...........255
28. Niat menjadi makmum ketika ditengah-tengan
shalat.........256
29. Ikut-ikutan membaca Amin karena Amin makmum
lainnya........256
30. Eksistensi pendapat yang memperbolehkan imam
perempuan.....257
31. Menemukan robith masih ruku’ sementara imam sudah
I’tidal......258
32. Bermakmum pada imam yang
was-was........................260
33. Berjabat tangan setelah
salat.....................260
34. Shalat Tarowih 4 roka'at dengan satu kali
salaman........261
35. Tradisi shalat Tasbih dengan
berjama'ah..............262
36. Makmum tertingal satu roka'at, atau menemukan
tahiyyat al-akhîr..263
37. Yang perlu diperhatikan untuk makmum
masbuq................264
38. Makmum melihat sarung imam
bolong....................265
39. Makmum beda
madzhab...............................266
40. Mambaca Tarodli setiap selesai dari shalat
tarawih........267
UBÛDIYYAH
Seputar Permasalahan Sholat Jum'at
1. Ke agungan hari
jum’at................................269
2. Memutar kaset Qirô'ah menjelang
shalat jum'at...........270
3. Mengganti khotib dan syarat-
syaratnya..................271
4. Ta'addudul jum'at tanpa
sebab...........................272
5. Dalil Tentang
Murâqi...................................275
6. Khotib memegang tongkat disaat
khutbah.................277
7. Shalat jum'at bagi orang
buta........................278
8. Status Orang Yang Mengontrak
Rumah..................280
9. Shalat jum'at di-Kampus dan di
sekolahan...........281
10. Mendirikan shalat jum’at kurang dari 40
orang........283
11. Menta'liq Niat shalat jum’at ketika waktu shalat
hampir habis........285
12. Mendahului Takbirotul ihromnya orang Muqim
Mustauthin........285
13. Keharusan Niat
khutbah..........................................286
14. ber-fatwa boleh meninggalkan
jumat.............................288
15. Mengedarkan kotak infaq sewaktu khutbah
berlangsung..........289
16. Tidak jum'atan karena takut dipecat dari
pekerjaannya.........289
17. Tidak duduk diantara dua khutbah & tema
khutbah...............290
18. Membaca basmalah sebelum
berkhutbah...........................291
19. Membaca sholawat kepada nabi dengan kata ganti
(dlomir) ketika khutbah........292
20. Mengetam padi termasuk udzur
jum'at...................293
21. Sakit murus termasuk udzur shalat
jum'at...............293
22. Setelah shalat jum'at mengulang shalat
dhuhur..........294
23. Hukum melaksanakan shalat sunnah ketika
khutbah........295
24. Merawat jenazah termasuk udzur
jum'at...................297
25. Jum'atan didirikan oleh dua
desa........................297
26. Rukun Khutbah Pakai Bahasa
Indodesia....................298
27. Khotib ketika duduk diantara dua khutbah membuka
buku.....300
28. Yang dibaca ketika khotib duduk diantara dua
khutbah...........301
29. Wanita mengikuti shalat jum'at
diMasjid......................302
30. Shalat Jum’at dua gelombang dalam satu
Masjid................303
31. Mendirikan shalat jum'at melebihi yang
dibutuhkan..........305
32. Mengikuti shalat jum’at di daerah
lain...................306
33. Membaca Sholawat & Tarodhi ketika Khotib
menyebut Nabi & Shohabat.......307
34. Orang madzhab Syafi'i berfatwa boleh mendirikan
jum'at kurang dari 40 orang......309
35. Sebagian Jama'ah Tidur Sewaktu Khutbah..........309
36. Khotib jum'at tidak menjadi imam................311
37. Tidak jum'atan karena orang sakit di rumah
sakit.......311
38. Shalat dhuhurnya orang yang ada
udzur................313
UBÛDIYYAH
Seputar Permasalahan Jama' & Qoshor
1. Perjalanan ditempuh dengan
pesawat......................315
2. Menempuh perjalanan masyafatul
qoshri dalam waktu sekejap.....315
3. Refresing untuk menghilangkan rasa
penat................316
4. Setelah menjama' sholat tidak jadi
pergi.....................317
5. Orang yang dipaksa safar maksiat,
tetap mendapatkan rukhshoh.....319
6. Menjama' sholat karena
macet...............320
7. Mengqodlo' sholat diperjalan
dengan cara diqoshor.....322
8. Melaksanakan sholat jama' &
qoshor di rumah.........323
9. Bepergian yang digantungkan dengan
safar orang lain.......325
10. Jama' & qoshor satu hari penuh di tempat
peristirahatan........326
11. Sholat jama' dipisah dengan wudlu..............328
12. Qashar bagi sepasang sejoli yang
berekreasi.......329
13. Qoshor bagi wanita yang pergi tanpa izin suami......331
14. Memilih jalan yang lebih jauh................332
15. Qashor-nya pedagang di luar
kota...................334
16. Menjama' sholat karena acara
resepsi..................335
17. Jika ketemu sia dia, maka tidak jadi
pergi............337
18. Qoshor sholat bagi pak sopir
Bus.......................337
19. Ta'liq Niat ketika sholat Qoshor
..........................338
20. Sholat Jama' diselangi dengan sholat qobliyah dan
ba'diyyah...340
21. Dlobith (batasan) sakit yang memperbolehkan jama'
sholat.....340
22. TKI Sholat jama' ditempat
penampungan......................341
23. Bepergian karena motif positif dan
negative........................342
24. Menjama' sholat Qobliyyah & Ba'diyyah dengan
satu kali takbiran.....343
UBÛDIYYAH
Seputar Permasalahan Jenazah
1. Membacakan surat Yasin dan
Ar-Ro'du disamping orang sakarotul maut.....345
2. Memberi air minum terhadap orang
yang menghadapi sakarotul maut.....346
3. Mempublikasikan Kematian
Menggunakan fasilitas masjid.......347
4. Ta'ziah dengan pengiriman kerangka
bunga......349
5. Batas waktu kesunahan
berta'ziah................350
6. Menagisi jenazah & menangais
yang diharamkan......351
7. Hukum Mencium
mayit............................353
8. Orang laki-laki memandikan mayit
wanita...........354
9. Wanita haidl memandikan
jenazah......................355
10. Membuat tiga shof dalam sholat jenazah &
Hikmahnya.......356
11. Posisi imam & jenazah yang benar ketika
disholati......357
12. Kebolehan sholat jenazah tanpa bersuci &
Exsistensi pendapat tersebut......359
13. Sholat jenazah pada waktu
makruh........................360
14. Mensholati Jenazah orang yang sering meninggalkan
sholat.........361
15. Menjahit angota tubuh mayit korban
mutilasi...........361
16. Merawat (mentajhiz) potongan tubuh korban
mutilasi.......362
17. Memandikan Mayit yang tubuhnya rusak karena
mengindap penyakit.......364
18. Merawat jenazah orang yang bunuh diri.......364
19. Merawat jenazah orang yang mati suri........365
20. Cara merawat jenazah korban kebakaran.......366
21. Cara merawat korban kecelakaan.............367
22. Cara merawat mayit kembar siam................368
23. Memotong rambut dan kuku mayit................368
24. Fenomena kain kafan putih pada masa kini......369
25. Fenomena peletakan kapas pada tubuh mayit...370
26. Membaca sholawat saat memandikan mayit......370
27. Keluar kotoran setelah dimandikan...........371
28. Mensholati jenazah yang berada didalam
keranda....372
29. Dasar dalil sholat ghoib untuk seluruh
mayit......372
30. Batas Jarak Shalat Ghaib &
Hukumnya.................373
31. Perbedaan Shoby mumayyiz dalam mensholati mayit
hadlir dan ghoib.....375
32. Mengqodlo'i sholat
mayit..............................377
33. Cara mengodlo' sholatnya si mayit yang tidak
diketahui hitungannya....379
34. Tradisi mengantar jenazah dengan bacaan kalimah
thoyyibah........381
35. Memberikan kesaksian terhadap
jenazah..................383
36. Etika ketika membawa jenazah
kepemakaman...................385
37. Mengantar jenazah bagi
wanita..............................386
38. Tabur bunga, beras dan uang receh saat
pemberangkatan jenazah.388
39. Tradisi tabur bunga setelah
pengubaran.....................390
40. Menyiram kuburan dengan air
mawar..............................391
41. Adzan setelah mayit diletakkan didalam
kubur...................392
42. Mengubah lafadz iqomah saat
penguburan.........................394
43. Penyebutan Al-Marhum & Al-Maghfur lahu untuk
orang meninggal.395
44. Perkumpulan membaca al-qur'an, dzikir tahlil untuk
Mayit.....396
45. Berwasiat agar di kubur bersama
al-Qur'an................397
46. Tradisi ziarah kubur menjelang Hari
Raya.......................398
47. Hukum mengikuti selamatan untuk mayit non
muslim...............400
48. Tradisi memasukkan kelapa kedalam kubur sebelum
pemakaman.402
49. Memasang lampu dan lilin di sisi
mayat...............403
50. Hukum mentalqin setelah di kubur dan dasar
dalilinya....403
51. Posisi yang benar bagi pentalqin setelah
penguburan... 405
52. Hukum & dalil mentalqin mukhtadlor (orang yang
sakarotul maut) 406
UBÛDIYYAH
Seputar Permasalahan Zakat
1. Zakat tijarah dengan berntuk
barang.............................407
2. Orang tua mengelurkan zakat
anaknya yang ada diperantauan.......408
3. Zakat diberikan pada penuntut
ilmu......................408
4. Suami melarat istri kaya,
zakatnya…!.....................409
5. Mengeluarkan zakat fitrah setelah
sholat 'Iêd................410
6. Mengakhirkan zakat karena dampak
perbedaan hari raya..........411
7. Penggabungan hasil tanaman dari
dua daerah plus zakatnya........412
8. Zakat digunakan melunasi hutang
mayit...................413
9. Menunda zakat untuk dibagikan pada
musim larang makanan...413
10. Memindah zakat.................................................414
11. Tanaman yang wajib
dizakati..........................................416
12. Daerah yang tidak ditemukan ashnaf & alokasi
kelebihan harta zakat.......417
13. Yang berhak membentuk badan 'Amil
zakat...................418
14. Zakat tanaman jagung dan
nishobnya.............................419
15. Ta'jil zakat tijaroh tapi orang yang menerima
meninggal duluan......420
16. Zakat diberikan pada pembantu.............421
17. Zakat diberikan anak Yatim Piatu................422
18. Menjual harta zakat.............................422
19. Maksud kaya yang haram menerima zakat...........423
20. Mewakilkan dalam menerima
zakat..................424
21. Wanita Muslimat jadi
'Amil.......................424
22. 'Amil yang boleh menerima
Zakat.....................425
23. Zakat ditsyarufkan ke-panti asuhan dan yayasan
social......426
24. Ragu dalam niat Zakat..................426
25. Zakat padi yang dijual dengan sistem tebasan.........428
26. Perbeadaan niat tijaroh dan niat
qinyah...........429
27. Zakat profesi...................................429
28. Zakat uang kertas, cek dan saham.............430
29. Zakat barang-barang non zakawi...............430
30. Zakat hasil rumah kos kosan....................431
31. Dana kas
Masjid.......................................431
32. Harta yang dicuri diniati sebagai
zakat................432
33. Anak kecil disuruh memberikan
zakat....................432
34. Kreteria kerabat yang boleh menerima
zakat......................433
35. Menyerahkan gabah ke-petugas irigasi dengan niat
sebagai zakat...434
36. Zakat diberikan pada saudara
kandung....................434
37. Keberadaan 'amil zakat di Indonesia menurut
pandangan syar'i.....435
38. Zakat satu karung untuk satu
keluarga................435
39. Zakat dengan makanan di bentuk dalam
tasyakuran...............436
40. Zakat dari modal hutang.................437
41. Pupuk dalam pengaruh prosentase zakat.....438
42. Zakat sebagai bayaran hutang..............439
43. Ukuran sho' menurut pandangan syar'i.........440
44. Zakat diberika kepada suami...................441
45. Zakat hasil pengelola tanah orang lain.........441
46. Zakat fitrah dengan
uang.............................442
47. Pembagian Zakat dengan sistem
kupon..................443
48. Zakat dengan potong
gaji..............................447
UBÛDIYYAH
Seputar Permasalahan Puasa
1. Kabar masuknya bulan romadlon
melalui TV, Radio, HP dll......449
2. Perbedaan hasil ru'yah dengan mata
dan teropong..........450
3. Ber-puasa & berhari raya
berdasarkan ikut-ikutan.............451
4. Niat puasa Romadlon setelah
fajar..............453
5. Waktu mulai
sahur................................453
6. Standarisasi waktu
Imsak.........................454
7. Menelan sisa-sisa
makanan....................455
8. Menggosok gigi di saat
puasa............................456
9. Menggabung puasa sunnah plus
qadlo' puasa Romadlon........457
10. Puasa 6 hari bulan syawal dengan
terpisah-pisah............457
11. Qodlo' puasa pada hari yang di nadzari untuk
berpuasa......458
12. Meng-qodlo' puasa karena
Ihtiyad........................458
13. Meng-qodlo'i puasa orang yang
meninggal..................459
14. Makan sahur belum bisa mencukupi sebagai pengganti
dari niat puasa.............460
15. Puasa Wanita yang belum mandi
besar...................461
16. Mencicipi makanan bagi orang yang
berpuasa..............462
17. Menghirup Obat Fix In Helr ketika sakit
Flu...........463
18. Bersenggama dengan kondom tetap wajib bayar
Kifarat...........463
19. Yang dibebani membayar kafarat
jima'.............464
20. Suami meng-qodlo' puasa sang
istri.................464
21. Merokak dapat membatalkan
puasa....................466
22. Puasa bagi pembajak sawah, penuai dan pemetik
buah-buahan......466
23. Pekerja berat membatalkan puasa....................468
24. Sopir Bus meninggalkan
puasa.........................469
25. Naik kendaraan bagi orang yang biasa
muntah............470
26. Membayar fidiyah sebulum Romadlon..............470
27. Puasa nonton film porno.........................471
28. Onani & Masturbasi di saat
puasa....................471
29. Keluar sperma sebab mencium atau Merangkul
istri....472
30. Memakai Insto obat mata......................472
31. Meneteskan obat di telinga saat puasa..................473
32. Air masuk ke-telinga saat mandi
besar......................473
33. Air masuk ke-dalam ketika menghirup air atau
berkumur.......474
34. Kotoran berak masuk kembali kedalam...........475
35. Suntik ketika berpuasa..........................476
36. Menjual makanan di siang hari
romadlon...........476
37. Memasukkan obat ke dalam gigi yang sakit........477
38. Menjabut gigi pada saat puasa.................477
39. Mimisan saat puasa...................................478
40. Memasukkan anus bagi penderita
Ambien.................478
41. Ukrek-ukrek telinga saat
puasa.........................479
42. Menelan
dahak.........................................480
43. Menunda haidl karena untuk
puasa.....................480
44. Puasa agar
jaduk...................................481
45. Puasa orang yang di infuse......................482
UBÛDIYYAH
Seputar Permasalahan Haji
1. Memanggil pak haji kepada orang
yang belum Haji.................485
2. Tasyakuran
haji...............................486
3. Modal dagang harus dibuat
haji....................................487
4. Setelah thowaf wada' masih
nyante-nyante/beli oleh-oleh haji.....487
5. Niat haji & 'Umroh untuk orang
lain................................488
6. Haji
illegal........................................................489
7. Pelaksanaan sa'i dengan
Eskalator....................................490
8. Lebih baik dibuat biaya haji dulu,
atau nikah dulu......................491
9. Orang ihrom yang rambutnya
disemir.....................................492
10. Hukum mengikuti bimbingan
haji........................ 493
11. Ketika ihrôm memakai jam
tangan.............................493
12. Hajinya wanita yang belum mempunyai
suami............. 493
13. Satu orang menunaikan dua ibadah haji
sekaligus........... 494
14. Ketika ihrom mandi dengan memakai
sabun..................495
15. Mandi memakai sampo bagi orang yang
ihrom................. 496
16. Niat ketika menjalankan setiap rukun-rukun
haji........... 497
17. Meyempurnakan hajinya orang yang mati ditengah
menjalankan haji.... 497
18. Ihrom memakai celana
dalam........................... 498
19. Haji sunnah dalam kuota yang
terbatas................ 499
20. Melepaskan burung bagi orang
haji................... 500
21. Pembokingan jatah haji oleh sebagian
KBIH.................. 501
22. Wanita haji dalam masa iddah
(bergabung)................ 503
23. Mengganti (membalik) niat
haji.................................. 504
24. Berulang kali mengerjakan umrah
sunnah........................... 505
25. Suami melarang isteri pergi
haji........................ 508
26. Ihrâm bagi wanita yang
menstruasi........................ 508
27. Wanita Ihrâm Memakai Kaca
Mata............................... 510
28. Makai Masker bagi wanita saat
ihrom....................... 512
29. Melempar jumroh dengan batu dari tanah
kelahiran................... 513
30. Ragu belum bersuci ketika
thowaf............................. 514
31. Peraturan pemerintah terkait dengan pembatasan
kuoto haji........ 514
32. Minta do'a & Ngalab berokah orang yang baru
pulang haji.......... 517
33. Tidak di izini beribadah haji oleh orang
tua........................ 517
UBÛDIYYAH
Seputar Permasalahan Aqiqoh & Qurban
1. Wali anak yatim kurban &
aqiqoh menggunakan uang anak yatim... 519
2. Orang yang dilarang memakan daging
kurban Nadzar............... 520
3. Daging kurban dimakan
sendiri..................................
520
4. Menyembelih binatang kurban pada
malam hari................. 521
5. Penyembelihan yang di
ulang-ulang................................. 522
6. Hewan yang disembelih karena untuk
tumbal.................... 524
7. Niat kurban plus aqiqoh & tata
cara pembagiannya.............. 525
8. Aqiqah Untuk Janin
Keguguran............................. 526
9. Menyembelih hewan kurban sebelum
shalat ied..................... 527
10. Memproses kurban menggunakan fasilitas
masjid............. 528
11. Menyembelih dengan alat
mesin.......................... 530
12. Aqiqoh dengan daging kambing kiloan atau
uang...............532
13. Kurban dengan
uang....................................... 533
14. Menjual kulit hewan kurban sebagai biaya
oprasianal..... 535
15. Menyerahkan kurban tanpa ada sighot
perwakilan...... 537
16. Kurban untuk modal usaha orang faqir.....................538
17. Membagi daging kurban setelah hari
tasyriq........... 538
18. Menjual daging pemberian kurban....................
539
19. Daging kurban diberikan ke tetangga
desa................ 540
20. Kakek meng-Aqiqohi cucunya........................
540
21. Kurban untuk orang tua............................
541
22. Kurban dengan binatang yang hamil................
542
23. Kurban wajib dan kurban
sunah............................543
24. Exsistensi pendapat membolehkan kurban dengan
Ayam............... 544
25. Tradisi iuran uang untuk kurban...................
545
